Jumat, 06 September 2019

12 TAHUN


---Kamis, 18 Oktober 2007. Kamis Pon, Malam Jumat Wage---
"Apa yang sedang kau lafalkan? Kau seperti sedang menghardikku saja dengan muka masammu itu,"
"Anggap saja aku sedang mengutukmu,"
"Oh ya? Akan kau kutuk aku jadi apa jika bisa melakukannya?" tanyamu dengan antusias. Seolah aku sedang menawarkanmu menu andalan dari  restoran terbaik.
"Kau mau jadi apa?" tanyaku menantang.
"Ini tentang apa maumu, bukan mauku," jawabmu dengan senyum perahu naga yang bukannya membantuku mengarungi samudera, tapi justru tenggelam di dasarnya.
"Mauku, kau ya jadi kau. Mau apa lagi?" jawabku acuh.
"Bahkan meski dengan segala kerumitan yang kubawa?" ini yang kubenci darimu. Muka berkaca, disaat aku sebenarnya ingin bercanda.
"Kerumitan ya?! Hemmm . . . kurasa itu nama belakangmu," aku berkelakar.
"Itu tidak menjawabku," kau mungkin kesal, tapi apa peduliku.
"Dan aku memang tidak sedang ingin melakukannya," kembali acuh.
"Sekarang katakan, tanggal apa itu?" Kau bertanya hal lain.
"Konon, itu tanggal yang baik,"
"Lalu?"
"Semuanya berakhir kacau"
"Sekacau itu?"
"Sekacau ini"
"Itu artinya hari itu benar-benar baik"
"Aku suka kebengalanmu"
"Sama seperti aku suka kekonyolanmu"

Senin, 26 Agustus 2019

PACARAN


Indonesia-Arab Saudi
[10:22, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: assalamualaikum
[10:23, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: nor apa kabar,??
[10:23, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: sudah lama gc ada kabar... lgi sibuk ya??
[11:08, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Waalaikumussalam Wr. Wb.
[11:09, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Alhamdulillah, baik. Saya tidak sesibuk Muthowwif kok . . .😅
[11:20, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: Alhamdulillah 😅😅
[11:21, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: Alhamdulillah sudah selesai nor tapi sekarang lagi sakit
[11:21, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: sudh 3 hari
[11:21, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Kecapekan ya . . . .
[11:21, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Selalu begitu,
[11:21, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: ketularan
[11:22, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Dibanyakin minum suplemen atau vitamin
[11:22, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: awalnya teman aku sakit satu... terus gantian sakitnya
[11:22, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: sudah
[11:22, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: km lg dimana?
[11:23, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Itu karena kondisi panjenengan juga drop, sehingga gampang menular penyakitnya hehe
[11:23, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Di Tempat Kerja, Ustadz
[11:23, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: satu rumah sakit semua
[11:23, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: maaf ganggu yaa
[11:23, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Allah . . . . Kompak sekali
[11:24, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: ya udah kerja dlu
[11:24, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Tidak juga, kebetulan belum ada agenda kegiatan
[11:24, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: kompak yang gg kompak kalau Matii 😅
[11:24, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: kalau itu harus gantian
[11:24, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: knapa gg di rumah aja
[11:24, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Kasihan Modinnya nanti . . . 😅
[11:25, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: kerjanya kan gak bebas waktu. Ada gak ada kegiatan tetap wajib ngantor.
[11:25, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: ooo gtu gaji tetap
[11:25, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: enak yaa
[11:26, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: cariin aku kerjaan disitu
[11:27, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Sama aja Ustadz . . .
[11:27, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Semua ada tantangan dan resikonya masing-masing
[11:28, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: rencananya aku mau pulang tahun depan tapi pengen nya aku mau punya kerjaan... enaknya kalau aku kerja apa ya nor
[11:28, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: apa disitu ada??
[11:28, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: apa aja yang penting bisa kerja
[11:29, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Lah itu, apa ya . . . .? saya kan gak tahu passionnya panjenengan apa?
[11:29, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: hehe
[11:29, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: kerja makan tidur
[11:30, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Itu saya kalau liburan . . .
[11:30, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: tidur tambah gemuk
[11:31, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: . klau gtu gg mau pulang mau tinggal disini aja nor
[11:31, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: 😌
[11:32, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Sekalian pindah domisili ya Ustadz,
[11:32, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Cari Istri orang Arab. Beranak Pinaklah disana . . . . . 🤭
[11:35, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: kalau se andainya ada mau juga
[11:36, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: tapi gg ada orang indo beristri orang arab adanya orang arab kawin Sma org indonesia
[11:37, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: kok bisa gitu??
[11:37, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: gg mampu klau nikah sm orang arab
[11:37, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Maharnya mahal ya?🤭
[11:38, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: semua ny mahal
[11:38, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Ya sudah, saya aja kalau gitu yang nikah sama Orang arab . . . . . 🤣
[11:38, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: enakan orang Indonesia gg ribet
[11:38, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: enak nnti anak nya yg aku nikahi
[11:38, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: 😅
[11:39, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Waduh . . . . . .🤔
[11:40, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: km yg nikah aku nunggu anak nya 😅😅 nnti km jdi mertua aku
[11:40, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Mertua sama Menantu kok sepantaran, kasihan anakku . . . .
[11:41, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: 😅😅 aku orangnya awet moda gg bkalan berubah spert ini terus
[11:41, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Nanti anakku bingung manggil suaminya Mas, atau Kakek
[11:42, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: Ya allah
[11:43, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: km sudh punya pacar 😁
[11:43, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Kata siapa?
[11:43, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: ??
[11:44, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: ouh nanya . . .
[11:45, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Belum, dan tidak berminat punya.
[11:51, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: ww knapa??
[11:51, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: enakan sendiri ya??
[11:54, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: apa iya? Dari dulu memang tidak pernah berpikir untuk pacaran. Bukan karena lebih suka sendiri. Saya normal, menginginkan pasangan yang bisa berbagi banyak hal dengan saya. Tapi untuk berpacaran, sepertinya tidak.
[11:56, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: kalau menurut aku harus didahului dengan pacaran Biar bisa thu satu sma lain..
[11:57, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Gitu ya . . . .
[11:57, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Saya sepakat untuk tujuan saling mengenalnya
[11:58, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: menurut aku spert itu
[11:59, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: kerna dengan pacaran aku bisa tau tingkah laku setiap hari nya. bisa tau sifat nya... y spert itu lah
[12:06, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Hmmmm . . . . .
[12:06, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: gimana ya . . . .
[12:14, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Saya hanya berpikir, komitmen itu penting. Pacaran, bukan hubungan yang dilandasi komitmen kuat. Saya tidak suka itu. Karenanya, kalau memang tujuannya sudah serius, saya pikir langkah taaruf lebih baik. Jika sudah mantab, menikah. Sesederhana itu. Meski tidak semudah itu.
[12:16, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Atau bisa jadi, kegagalan di masa lalu membuat saya menutup diri dari komitmen yang tidak pasti. Kalau menikah saja bisa berakhir 'tidak baik' apalagi pacaran. Hati saya cuma satu, kalau tersakiti berkali-kali lama2 hancur dia. hehehehe
[16:23, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: sma Hati aku juga satu😅
[16:24, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: klau aku gg bisa kyak nya seperti itu
[16:25, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Kan gak harus sama. Setiap orang punya pemikirannya sendiri.
[16:25, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: ya sihh
[16:25, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Tapi kita sama dalam satu hal, bahwa sebelum memutuskan serius dengan seseorang, kita harus saling mengenal satu sama lain . . . .
[16:26, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: Ya
[16:26, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Itu membantu kita memutuskan, orang itu cocok atu tidak. Kira2 begitu kan?😌
[16:27, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: insa allah spert Itu...
[16:27, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: aku mau brangkat sholat jumat dlu nor..
[16:28, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Silahkan . . . . See you . . .
[19:01, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Ustadz pernah pacaran?🙏
[20:46, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: kyaknya pernah..
[20:50, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: 👍
[20:51, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Kok gak yakin?😌
[20:51, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: 🤭
[20:51, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: aku orangnya suka spert itu nor
[20:53, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Melupakan hal yang dianggap tidak penting lagi atau cukup cuek atau memang tidak serius?😅
[20:53, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: tidk bisa mengartikan
[20:54, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: cuman mengikuti ke inginan
[20:56, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Oke . .  Barangkali mau berbagi pengalaman, seperti apa pacaran itu?😌
[20:58, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: gc mau berbagi pengalaman klau saol itu
[20:58, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: aku aja ajarin bagaimana jadi orang sukses
[20:59, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Oke. Boleh tahu alasannya?
[20:59, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: tidak ada memfaat nya nor kalo untuk km
[20:59, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Ini maksudnya saya yang akan diajari?😱 mau banget . . . .😍
[21:00, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: aku
[21:00, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Kok bisa? Aku tidak keberatan belajar sesuatu yang berbeda sapa tahu bisa kuaplikasikan dalan hidupku . . .
[21:01, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Yang ngajari siapa?🙄
[21:01, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: tidk bisa
[21:01, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: km
[21:02, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Kenapa tidak bisa?
[21:03, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Gimana caranya? Aku aja juga pingin tahu caranya sukses gimana . . . .
[21:03, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: kerna yang mau di ajarin tidak ada memfaat nya
[21:03, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Apa karena saya tidak punya pacar?
[21:03, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: bukan masalah itu
[21:04, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Lalu?
[21:04, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: ini bahas apa ya??
[21:04, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Soal Pacaran
[21:05, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: hehe
[21:05, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: pertama ini aku bertemu dengan orang yang tidak mau pacaran
[21:06, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Gitu ya . . .
[21:07, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Saya tidak normal berarti . . .🤭
[21:07, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: bagus spert itu
[21:08, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Tidak normal kok bagus . . .😏
[21:09, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: bagus keren gg mau pacaran
[21:10, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: kalau akua gc mau dengan orang yang gc mau pacaran... maskipun itu kurang Baik tapi aku suka seperti itu
[21:10, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Ini lagi . . . Keren darimananya coba . . .? Aku selalu merasa seperti aneh dengan diriku . . . .
[21:12, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: aneh karena tidak sma dengan yang lain
[21:12, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: menurut aku sihh
[21:12, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: mungkin kebanyakan orang yang mencari perempuan yang seperti km
[21:13, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Kalau aku sih, bukan soal baik atau tidak pacaran itu. Hanya saja, entahlah . . . Pacaran itu seperti terikat tapi tanpa komitmen. Itu membingungkan. Untukku.
[21:14, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Yang benar itu, kebanyakan orang, takut dengan saya. Salah satunya panjenengan, ya kan?
[21:14, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: aku gg takut malah seneng bisa berteman sma kmu
[21:15, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: bersyukur bisa kenal km
[21:16, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Iya, aku teman yang baik. Kata orang.
[21:17, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Hanya saja bukan anak yang baik, bukan kakak yang bisa jadi panutan, bukan cucu kebanggaan
[21:17, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: km selalu merendahkan diri
[21:18, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Aku juga (mantan) istri yang gagal, menantu yang tidak sukses. Lengkap sudah.😌
[21:18, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Apa yang mau ditinggikan kalau itu kenyataannya . . . .😅
[21:19, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: klau itu bukan masalah km itu sudah takdir
[21:19, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: klau menurut aku Km orang nya Baik
[21:20, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Masalah saya iya, taqdir juga iya. Masalah yang jadi taqdir saya . . . 🤣
[21:20, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Panjenengan Ketipu penampilan luar saya,
[21:21, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: pinter klau menjawab..
[21:21, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: aku gc bakalan ketipu apalagi sma km
[21:21, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: aku bisa merasakan
[21:22, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Itulah kekurangan saya, pintar ngeles
[21:23, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Perasaan bisa salah lho . .  Saya manipulator ulung. . .
[21:23, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: gg bisa kalau melawan km terlalu cerdas
[21:24, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: perasaan orang kalau sudah dari hati tidak bakalan salah
[21:25, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Main hati sekarang ya . . .😝 Awas lho, nanti saya mainin hatinya . . .🤭
[21:26, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: kalau dimainin km gc apa apa..
[21:27, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Hahaha . . . . Tidak ah . . .  Kasihan. Hatinya cuma satu . . .
[21:28, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: hati hancur tidak apa2 yang penting km yang menghancurkan nya.
[21:36, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Gombal🥴
[21:36, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: siapa yang gombal??
[21:36, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Ustadz
[21:38, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: siapa ustad??
[21:39, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Panjenengan
[21:39, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: saya bukan ustad nor
[21:39, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Ya sudah, muthowwif
[21:39, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: Bukan Muthowwif
[21:39, 8/23/2019] Nour 'Aiko' Elhayat: Bindereh?
[21:39, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: saya cuman pembantu aja
[21:40, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: hehe
[21:40, 8/23/2019] Muthowwif Ust. Affan: aku sholat dlu nor sudah melm nanti bisa lanjut lagi

KYA HUA 2



Pagi itu masih hangat.
Sehangat senyummu yang hanya bisa kupandang lamat dari kejauhan.
"Kya hua?" tanyamu dengan tangan bersedekap dan pandangan mata menelisik. Menatap jauh ke retina mataku, seolah berusaha membaca apa yang kusembunyikan disana.
"Sekarang apalagi? Apa kau datang untuk pesta?" tanyaku, lebih seperti menantang ke arahmu.
"Pesta?" Kau bingung. Entah sebenarnya atau hanya mengulur rasa kesalku.
"Pesta atas perginya ketakutanmu," kutantang kau sekali lagi. Meski dengan pandangan yang hanya melihatmu haru.
"Ketakutan yang mana yang kau bicarakan?" Kau kesal, aku senang.
"Samudera. Jangan bilang kehadirannya tidak pernah membuatmu sesak napas!" tuduhku.
“Sesak napas? Mungkin yang benar adalah aku sempat merasa mati,”
“Tapi jangan kau pikir sekarang aku senang. Kau tahu, perasaanku tak pernah sejelas itu,” ucapmu membela diri bahkan sebelum sempat aku menghardikmu kesekian kalinya.
Kadang kupikir aku begitu kejam padamu. Tapi di lain sisi, tak hadirmu saja masih mampu membunuhku tanpa kematian. “Apa aku harus menyerah?” tanyaku dengan napas lelah. “Aku sudah menyerah tentangmu. Melepasmu. Tapi kita tetap saja disini,” keluhku.
“Aku akan pergi . . .”
“Tepat di hari aku memintamu. Tanpa bertanya tanpa alasan,” jawabku melanjutkan kalimatmu yang kuingat seperti aku tahu posisi jari-jariku.
Kau hanya tersenyum mafhum. Duduk lagi di tepi danau tanpa melihat ke arahku.
“Pergilah,” katamu.
“Itu seharusnya jadi kata-kataku,”
“Tapi kau tak mengatakannya,”
“Kau juga selalu datang tanpa aku memintanya,”
“I am in you. I am yours. Just not in your side,”
“Candu, jangan bicara lagi. Tapi tetaplah disini. Biarkan aku melihatmu dan menyesapi sisa-sisa harapan yang kau tinggalkan. Bukan untuk meraihmu, hanya untuk meyakini, sakit ini dibayar dengan bahagiamu. Itu cukup,”
“Lantas bagaimana aku merasa cukup?” Matamu berkaca. Aku tahu, sekejab lagi hembusan angin akan meneteskannya tanpa kau minta.
Kupalingkan wajah, sebelum tetesannya meracuniku dengan rasa sakit yang membusuk.
“Sejak awal kau begitu egois. Berkorban sendiri dan membiarkanku hidup dalam luka yang tak kutahu bentuknya. Kau sakit untuk bahagiaku? Atau aku bahagia dengan sakitmu? Tidakkah kau membuatku terlihat begitu jahat di mata dunia?”
“Dunia yang mana? Dunia di sekeliling kita ini? Dunia yang hanya kita yang tahu? Siapa yang akan peduli, jika bahkan orang tak tahu keberadaannya?”
“Tidurlah. Disini aku tak akan menang mendebatmu. Dan aku tidak berpikir mendebatmu. Jika mungkin, bermimpilah keluar dari sini. Tinggalkan aku sendiri, mungkin suatu hari itu akan kuanggap cukup,”




Minggu, 23 Juni 2019

GAGAL


Aku pelupa yang gagal melepasmu dari memoriku
Aku pembohong yang gagal meyakinkanmu
Aku penulis yang gagal menarasikan apik kisahmu
Aku pencinta yang gagal menjeratmu

Aku,apakah terlahir semenyedihkan ini?
Apa kehadiranku hanya untuk menerima kekalahan?
Apakah aku, hidup hanya untuk menanggung kegetiran?
Apa aku hanya akan berputar di titik ini hingga akhir perjalananku?

Aku tertawa di ujung kegetiranku
Menikmati rasa sakit yang tak kunjung membunuhku
Sedang kau, hanya duduk diam tanpa ekspresi
Apa kau juga menikmatinya?



Minggu, 16 Juni 2019

SEMOGA


Debaran itu masih terasa
Nyata, dan kadang menyakitkan
Tapi semoga seperti biasa
Itu hanya melukai, tapi tak mematikan

Bukankah sesuatu yang tak membunuh
Sudah pasti menguatkan?
Aku akan bersabar di ruang tunggu
Kendati hadirmu bukan kepastian

Apa yang bisa kuperkarakan?
Jika cintamu adalah janji kehidupan
Aku akan mati untuk ribuan cinta yang pupus
Tapi akan hidup untuk satu hati yang tulus

Jika hari ini bukan saatnya bagimu pulang
Semoga jalan kembalimu tak terhalang
Karena di tempat yang sama, aku menunggu
Entah untuk menjemput bahagia, atau
Membusuk dalam rindu

Selasa, 11 Juni 2019

SETELAH EMPAT TAHUN


Setelah empat tahun berlalu
Hubungan kita tak cukup baik
Kita berdua tahu itu
Tapi aku tak membencimu

Aku hanya marah
Marahku, marahnya anak perempuan yang ibunya dibuat hilang sabarnya
Marahku, marahnya putri yang ayahnya dibuat menangis

Selebihnya, kau adalah pria yang masih kuakui sepenuhnya berada dalam garis perwalianku selain ayah dan adik lelakiku

Aku menyayangimu dengan caraku
Marahku, Semoga kau pahami
Lantas menerima marahku sebagai kenakalan anak gadismu.

Minggu, 19 Mei 2019

KERAPUHAN TERBAWAHKU


Aku memiliki hati
Yang entah telah sekeras apa hari ini
Jatuh cinta seperti dosa yang membuatku ketakutan setengah mati
Namun kesepian ini juga menyiksa diri tak terampuni

Kau datang disaat kerapuhan terbawah diriku
Mencoba meraihku dengan ragu-ragu
Aku, sekali lagi rasa takut menderu
Tidakkah kau berdusta dengan pintamu?

Samudera,
Jangan menghanyutkanku dengan gelombangmu
Jangan menenggelamkanku dalam arusmu
Karena aku mungkin takkan mampu bertahan untukmu

Jika hanya datang untuk membasahi kakiku
Pergilah dengan membawa kembali pasir yang menempel