Rabu, 09 Januari 2019

AKU HANYA MENCINTAI DIRIMU



Aku mengharapkanmu
Tapi apakah aku cukup layak menunggumu?
Aku hanya mencintai dirimu
Cintaku, bahkan sanggup mengorbankan hidup untukmu

Aku hanya mencintai dirimu

Sekarang mimpi tidak lagi datang ke mataku
Karena ia telah menetap disana
Kau dan kenanganmu, berada di sana bersamaku sepanjang waktu
Kau telah membuat rumahmu di dalam hatiku

Aku hanya mencintai dirimu

Kau adalah apa yang kucari
Kau aroma kehidupan dan dahaga di hatiku
Aku tidak menyadari apa yang terjadi di dunia ini
Karena kesadaran dan kewarasanku hilang bersama kenanganmu

Aku hanya mencintai dirimu

Rabu, 02 Januari 2019

PENCURI TIDUR



Pencuri tidurku

Ini adalah hati yang selalu mendadak merindumu
Aku tak ingat mengundangmu
Tapi kudapati ketenanganku hilang dan berganti gelisah
Aku baru pulang dari luka cinta yang lalu
dengan harapan dan hati hancur

Pencuri tidurku

Lonceng penanda pagi menyayat hati
Seolah dentumannya berdetak tepat di jantungku
Bukan kubiarkan pintu-pintu tanpa penjaga
Tapi celah anginpun menyerukan namamu
Bagaimana kuhindarkan aku dari rindu padamu?

Pencuri tidurku

Aku tak bisa terpejam
Tiap kupejamkan mata, suaramu menderu
Kantukku lenyap oleh rindu dan rasa sakit
Ketakutanku keluar dari sarangnya
Rinduku berubah jadi tangisan
dan hatiku turut berdarah

Pencuri tidurku

Hatiku turut berdarah
Aku Jadi Pelarian
Aku jadi pengasingan
Berharap menjauh darimu
Tapi justru aku terkurung bersama kenanganmu

Pencuri tidurku
Dapatkah kau pergi dan kembalikan ketenanganku?

Senin, 31 Desember 2018

CINTA DUA SISI


Cinta
Ingin kupanggil dirimu begitu
Tapi aku takut kita terluka
Bahkan meski cinta hampir selalu
Membawa bahagia dan luka dalam dua wajah bersisian

Rindu tanpa balasan
Cinta tanpa alasan
Tak dapat kupastikan
Meski semua nyata kurasakan

Aku hanya buih
Berharap jadi ombak dan mencapai sudut karang hatimu
Sedang aku terhalang dan hilang sebelum sempat menggapaimu
Mencintaimu seperti keyakinan konyol yang membatu

Sabtu, 29 Desember 2018

TERI UMEED TERA


Music: Nadeem Saifi, Shravan Rathod
Lyrics: Sameer
Singers: Kumar Sanu, Sadhana Sargam
Movie: Deewana (1992)
Translate: Mera Naam Aisha/Nizam

Teri umeed tera intezar karte hai (4x)
-Aku mengharapkanmu dan aku sedang menunggumu
Ae sanam hum toh sirf tumse pyar karte hai (2x)
-Oh sayang, aku hanya mencintai dirimu

Jaaneman hum bhi tumpe jaan nisaar karte hai (2x)
-Cintaku, aku juga bisa mengorbankan hidupku untukmu
Ae sanam hum toh sirf tumse pyar karte hai (2x)
-Oh sayang, aku hanya mencintai dirimu

Khwaab aankhon mein ab nahi aate
-Sekarang mimpi tidak datang ke mataku
Ab toh palkon mein tum samaye ho
-Sekarang kau sudah menetap di mataku

Har ghadi saath saath rehte ho
-Kau berada di sana bersamaku sepanjang waktu
Dil ki duniya mein ghar basaye ho (2x)
-Kau telah membuat rumahmu di dunia dalam hatiku

Teri har baat pe hum aitbaar karte hai (2x)
-Aku percaya segala sesuatu yang kau katakan
Ae sanam hum toh sirf tumse pyar karte hai (2x)
-Oh sayang, aku hanya mencintai dirimu

Humko jiski thi woh talash ho tum
-Kaulah yang sedang aku cari
Khushboo saanson ki, dil ki pyaas ho tum
-Kau aroma napas dan dahaga di hatiku

Tere aashiq, tere deewane hai
-Aku kekasihmu dan aku gila karenamu
Sari duniya se hum begane hai (2x)
-Aku tidak menyadari apa yang terjadi di dunia ini

Jaan hum pyar tumhe beshumar karte hai (2x)
-Oh jiwaku, aku sangat-sangat amat mencintaimu
Ae sanam hum toh sirf tumse pyar karte hai (2x)
-Oh sayang, aku hanya mencintai dirimu

Teri umeed tera intezar karte hai
-Aku mengharapkanmu dan aku sedang menunggumu
Jaaneman hum bhi tumpe jaan nisaar karte hai
-Cintaku, aku juga bisa mengorbankan hidupku untukmu

Ae sanam hum toh sirf tumse pyar karte hai (3x)
-Oh sayang, aku hanya mencintai dirimu

Jumat, 28 Desember 2018

SEMPURNA


Apakah yang kulakukan ini akan menjadi kekonyolan paling sempurna?
Kuyakin begitu.

Kau hanya seseorang yang begitu menghargai rekam jejak.
Bahkan rasa sakit, kau dokumentasikan dengan baik.
Bagaimana kusampaikan kekagumanku tanpa terlihat konyol?

Kagum? Apa kau sehat?
Jangan bertindak sekonyol aku dengan menjadi tidak logis.

Kenapa kekagumanku kau sebut tak logis?
Setakut itukah dirimu pada pujian?


Tidak. Tapi setiap yang memujiku, berakhir dengan meninggalkanku.
Akankah kau begitu?

Kenapa aku harus pergi?

Karena aku tak cukup nyaman dikuasai.

Kupikir aku sudah menaklukkanmu. Tidakkah begitu?

Mungkin. Tapi apakah kau akan bertahan disampingku, itu pertanyaan pentingnya.

Kau sempurna dengan setiap cacat di dirimu. Tidak ada masalah dengan itu.

Katakan itu, saat kau memilihku. Bukan ketika merayuku. Kau terlihat konyol.

What should I do to you, Sweetie?

BUAH TANGAN


Indonesia-Arab Saudi
[03:06, 28/12/2018] Muthowwif Ust. Affan: kirimen no rekening nya
[03:07, 28/12/2018] Muthowwif Ust. Affan: nanti uangnya aku titip sma jamaah
[03:07, 28/12/2018] Muthowwif Ust. Affan: biar jamaah yang transfer ke no rekening km
[03:08, 28/12/2018] Muthowwif Ust. Affan: oiya gimana titipan aku sudah di kasih sma pak Deny?
[05:31, 28/12/2018] Nour 'Aiko' Elhayat: Maalis Ustadz, saya sudah terlelap semalam.
[05:34, 28/12/2018] Nour 'Aiko' Elhayat: Rek BTN 00064-01-50-010725-5 atas nama Nur Hayati
[05:37, 28/12/2018] Nour 'Aiko' Elhayat: Kebetulan saya belum ketemu bapak, hari ini sampai habis tahun baru kantor juga masih diliburkan. Insyaallah baru Rabu depan ketemu beliau.
[05:39, 28/12/2018] Nour 'Aiko' Elhayat: Terima kasih banyak untuk buah tangannya. Maalis merepotkan.
[14:25, 28/12/2018] Nour 'Aiko' Elhayat: Saya merasa dipanggil . . . 🤭🙈
[15:24, 28/12/2018] Muthowwif Ust. Affan: uang nya sya sudah titip
[15:24, 28/12/2018] Muthowwif Ust. Affan: besok jamaah nya cek out
[15:24, 28/12/2018] Nour 'Aiko' Elhayat: 🙂
[15:24, 28/12/2018] Muthowwif Ust. Affan: Makasih banyak iya
[15:25, 28/12/2018] Nour 'Aiko' Elhayat: 👌
[15:25, 28/12/2018] Muthowwif Ust. Affan: aku mau ke masjid dlu  sholat jum'at
[15:26, 28/12/2018] Nour 'Aiko' Elhayat: Silahkan!🙏🏻

KYA HUA?

Bagaimana kujelaskan rasa takut ini?
Aku tak tahu harus memulainya darimana
Aku seolah berada dalam dimensi yang penuh sesak
Tapi tetap saja tak ada satupun yang benar-benar menjadi milikku
Bahkan diriku sendiri

Aku pikir dirimu dapat membawaku pergi dari rasa takut ini
Tapi seperti yang kau lihat, kau pun membawaku pada ketakutan yang lain

Sebelumnya kau terbakar dalam silaunya cahaya
Sekarang kau menenggelamkanku dalam ketakutan

Kya hua?
Aku hanya jatuh, bisakah itu tidak terlalu sakit?
Aku hanya meminta, bisakah itu tak terlalu sulit?
Aku hanya berharap, bisakah itu tak terlalu rumit?

Aku jatuh cinta
Aku meminta hatimu
Aku berharap kaulah jawabannya