Minggu, 13 November 2016

MIMPI

Pancaran hangat sinar mentari 
Tembus dalam asaku
Sorot matamu yang sebening kaca 

Pernah menghiasi hariku
Tampak ukiran senyum di bibirmu 

Seakan bagai aliran sungai
Aku masih ingat terasa sejuk itu, 

Damai, dan bersahabat
Namun saat aku tersadar, 

Ternyata ini hanya mimpi belaka




RINDU

Bukan pada diksi yang sama aku jengah
Tapi pada hati yang sama aku marah


||Alright. I didn't lose him
    He was never mine in the first place.


Rabu, 09 November 2016

BOM WAKTU



Kupikir aku akan mati oleh ambisiku
Meski bukan dengan cara memberontak sistem semu
Atau dengan mengkambinghitamkan hakikat abdi
Pun juga tidak dengan memasrahkan diri

Aku hampir selalu lupa
Bagaimana menikmati luka tanpa air mata
Menjalani sedih tanpa merintih
Melupakan lelah tanpa menjadi jengah

Mereka bilang aku manusia
Yang selalu bereaksi serupa dengan apa yang diterima
Atau berdiam diri menahan murka
Hingga batas penantian yang jelas kentara

Aku manusia atau bom waktu?

Selasa, 18 Oktober 2016

DIARY


Aku bersyukur, bahwa aku memiliki dirimu
Karib yang takkan pernah bosan menerima kesahku
Kendati diksi yang kuceritakan masih sama
Dia

Inilah anehnya cinta, rindu, sakit, dan bahagia
Seaneh diksi tentang dia yang masih terjaga dalam diskusi
Kusadari sepenuhnya tentang cintaku yang keras kepala
Tentang rindu yang menolak berdamai
Rasa sakit yang nyata
Serta bahagia yang tanpa kompromi

Tapi ini tetap aneh ketika segalanya tak selalu sama
Aku mencintainya
Merindukannya
Merasa sakit karenanya
Juga bahagia untuknya

Sedang untuk dia
Cinta dan rindu dengan indah terpatri
Dia selalu jadi alasanku bahagia
Tapi dia tidak pernah memberiku alasan untuk menjadi tersakiti

Kenangannya, selayaknya oase di padang tandus
Rasanya biarlah dia bukan milikku
Bahkan jika wujudnya pupus
Aroma kehidupannya adalah milikku

Kau karibku
Simpankan ini untuk hidupku
Segala hal yang tersisa dari perjalananku
Pun juga segala rasa yang dicipta untukku

Minggu, 16 Oktober 2016

MASIH TENTANGMU

Berapa lama sudah kau pergi?
Berapa lama sudah malamku berlalu tanpa harapan melihat sinar mentari?
Sangat lama kurasa
Meski sakitnya masih terasa nyata
Seperti itu baru terjadi kemarin
Kemarin yang sangat dekat, Sedekat antara cinta dan sakit yang selalu datang beriringan layaknya pengantin

Aku bilang aku berhenti berharap
Berhenti menghitung langkah ke arahmu
Tapi hatiku tak pernah berhenti meratap
Karena namamu masih nyata terukir dalam syairku

Bagaimana kugubah diksi tentangmu untuk hidupku
Sementara kukenal setiap elemennya dari wujudmu
Apa ada jalan lain menjauhi kenanganmu?
Jika ada, berikan aku satu?
Hanya satu
Lalu takkan ada lagi wujudku

Minggu, 09 Oktober 2016

MITTI DI KHUSHBOO

 Jadon ambaraan barasya paani
When the rain started 
When the water started to fall from the sky


Mitti di khushboo
The smell of soil 

Mitti di khushboo
The smell of soil 

Mitti di khushboo aayi
I felt got the smell of soil 

Ambaraan barasya paani
When rain started, water came from the sky 

Chaliye chal mudiye sajna
O beloved come turn walk around 

Chal mudiye bandeya
Come one oh good man 

Chal mudiye USS raah
Oh boy walk on that path 

Jitthe vasdi Jitthe vasdi, jitthe vasdi khudaayi

The place where good things happen 
The place blessed by nature 


Jadon ambaraan barasya paani
When the rain started 
When the water started to fall from the sky


Mitti di khushboo
The smell of soil 

Mitti di khushboo
The smell of soil 

Mitti di khushboo aayi
I felt got the smell of soil 

Jahan jadd kol si Na qadr Na mol si Chadd aaye apne hi vehde

Did not value the roots and left behind the roots family garden

Mulk paraye ne Gharaan de kiraye ne Ho laye apne si jede
In a foreign land I live alone in a rented home

Ho kallan labhda phiran din raat Labhda phiraan tera saath
I keep wandering searching all alone day and night without your company searching for your company

Saaiyaan Kara de mulaqaat 
O nature let me meet her 

Jitthe wasdi, jitthe wasdi, jitthe wasdi khudaayizz
Where good deeds happen the place which is blessed by nature 

Jadon ambaraan barasya paani
When the rain started 
When the water started to fall from the sky


Mitti di khushboo
The smell of soil 

Mitti di khushboo
The smell of soil 

Mitti di khushboo aayi
I felt got the smell of soil

Jadon meri sheher nu Jaande dekhe gair nu
When in my city I saw acquaintance leaving 

Jaandiyaan si meri vi sadaavan
I become speechless my voice also left

Baitha kinni door main, hoke majboor main
In my helplessness I am sitting so far 

Rabba Teri kidda di sajaavan
O nature why are you punishing me for which mistake

Ik sun le awaaz, ik poori kar de meri aas
Once listen to my voice fulfil my desire, wish

Ik Mann jaa ardaas
Listen once to request of my soul 

Otho Na mudd ke, ottho Na mudd ke Ottho Na mudd ke bulaayi
After that I will not turn back and call for your help again 

Jadon ambaraan barasya paani
When the rain started 
When the water started to fall from the sky


Mitti di khushboo
The smell of soil 

Mitti di khushboo
The smell of soil 

Mitti di khushboo aayi
I felt got the smell of soil 

Jadon ambaraan barasya paani
When the rain started 
When the water started to fall from the sky


Jadon ambaraan barasya
When the rain started water starting coming from the sky 


Kamis, 06 Oktober 2016

HAMARI ADHURI KAHANI




Paas Aaye… Dooriyaan Phir Bhi Kam Na Hui
Kau datang mendekatiku... namun tetap ada jarak

Ek Adhuri… Si Hamari Kahani Rahi…
Kisah cinta kita tetap tidak lengkap

Aasmaan Ko Zameen, Ye Zaroori Nahi, Jaa Mile… Jaa Mile…
Ini bukan seperti langit yang selalu harus memenuhi bumi

Ishq Saccha Wahi, Jisko Milti Nahi Manzilein… Manzilein...
Cinta sejati adalah cinta yang tidak mencapai tujuan

Rang Thhe, Noor Tha, Jab Kareeb Tu Tha
Ada warna, ada cahaya, bila kau disampingku

Ek Jannat Sa Tha, Yeh Jahaan…
Dunia ini bagaikan surga

Waqt Ki Ret Pe, Kuch Mere Naam Sa
Diatas pasir.. terlihat sesuatu seperti namaku

Likh Ke Chhod Gaya, Tu Kahaan…
Kau menulisnya lalu menghilang meninggalkanku

Hamari Adhuri Kahani… (x4)
Kisah kita belumlah lengkap...

 Khushbuon Se Teri, Yunhi Takra Gaye…
Aku bertabrakan dengan aromamu tak tahu bagaimana

Chalte Chalte, Dekho Na, Hum Kahaan Aa Gaye…
Lihatlah sambil berjalan seberapa . jauh aku datang

Jannatein Agar Yahin, Tu Dikhe Kyon Nahin
Jika ini adalah surga, lalu mengapa aku tak menemukanmu

Chaand Suraj Sabhi, Hai Yahaan…
Bulan dan Matahari semua di sini

Intezaar Tera, Sadiyon Se Kar Raha
Aku sudah menunggumu sejak puluhan tahun

Pyaasi Baithi Hai Kab Se Yahaan…
Hingga aku kehausan disini sejak begitu lama

Hamari Adhuri Kahani… (x4)
Kisah kita belumlah lengkap..

Pyaas Ka, Ye Safar, Khatam Ho Jayega…
Untuk memuaskan dahaga pejalanan ini harus berakhir

Kuch Adhura, Sa Jo Tha, Poora Ho Jayega…
Sesuatu yang belum lengkap harus segera di selesaikan

 Jhuk Gaya Aasmaan, Mill Gaye Do Jahaan
Langit telah sujud, kedua duniapun telah bertemu

Har Taraf Hai Milan Ka Samaa…
Di manapun kau melihat, hanya akan ada pertemuan

Doliyan Hain Saji, Khushbuein Har Kahin
Tandu dihiasi, wewangian tersebar di mana-mana

Padhne Aaya Khuda, Khud Yahaan…
Bahkan tuhan sendiri telah datang untuk membaca ini

Hamari Adhuri Kahani… (x4)
Kisah kita belumlah lengkap