Selasa, 18 Juli 2017

TERE BINA

Ost. Ashique 3

Zinda Rehti Kya Karoon
Apa yang akan menjadi alasanku untuk hidup
Tere Binaa....
Bila tanpa dirimu...
Dhondhe Hai Jawaab Ho
Mencari jawaban untuk itu
Jo Dil Ne Di Sakaa....
Itulah yang hatiku lakukan...

Jo Bhi Sapne Dekhe Aur Likhe Thi
Mimpi tahu apa yang sudah ditulisnya
Jeena Lamho Ko Samjho Ke Rakhe Thi
Bagaimana aku bisa merubahnya
Jaa Chor Ke.. Oho.. Sab Bhula Ke
Pergilah... Lupakanlah semuanya
Jaa Chor Ke.. Oho.. Sab Bhula Ke
Pergilah... Lupakanlah semuanya

Kaise Hai Jalan, Seene Mein Jo Ban
Mengapa semua ini terjadi, hatiku menolaknya
Aur Saansein Be Raheem
Semua yang terjadi sudah merubah segalanya
Nare Nehi Esa Mera Tanha Jeena
Tidak.. Semua ini tidaklah mudah
Duniya Mein Tere Bin
Di dunia ini tak ada yang sepertimu lagi

Mein To Har Gaye, Mein To Thoota Gaye
Aku telah kalah, Ini sudah berakhir
Aur Ankhein Meri Naam
Bahkan dimataku hanya ada namamu

Zinda Rehti Kya Karoon
Apa yang akan menjadi alasanku untuk hidup
Tere Binaa....
Bila tanpa dirimu...
Dhondhe Hai Jawaab Ho
Mencari jawaban untuk itu
Jo Dil Ne Di Sakaa....
Itulah yang hatiku lakukan...

Kaise Tanha Hu Mein, Ab Dil Ko
Apa yang harus hati ini katakan lagi
Joona Tera Ho Sakaa...
Yang kamu mau bukanlah perpisahan
Kaise Bhi Baasi, Hai Yeh Zindagi
Aku mohon mengertilah dengan keadaan ini
Phir Bhi Chalti Mein Raha
Duduklah dan jangan menyesalinya...

Abhi Je Rahi, Is Humein To Mein
Dalam hal ini kita percaya
Laut Ghi To Ek Din
Suatu hari nanti kita akan bersama kembali

Zinda Rehti Kya Karoon
Apa yang akan menjadi alasanku untuk hidup
Tere Binaa....
Bila tanpa dirimu...
Dhondhe Hai Jawaab Ho
Mencari jawaban untuk itu
Jo Dil Ne Di Sakaa....
Itulah yang hatiku lakukan...


Minggu, 16 Juli 2017

Hari Dimana Arjuna Membasuh Kakiku



Kemarahan siapakah yang ada di matamu ibu?

Kemarahan seorang ratu yang terus hidup dalam ketidakadilan. 
Seorang istri yang harus menerima kenyataan berbagi singgasana di hati suaminya. 
Atau seorang ibu yang tidak rela melihat anaknya terhinakan?

Katakan padaku ibu, Adakah yang lebih paham tentang semua rasa sakit itu selain diriku?

Aku adalah kesatria yang terlahir dengan jiwa murni Sang Surya. Tapi nasib membawamu untuk menjauhkanku dari pangkuanmu menuju tempat dimana hanya kenistaan yang menjadi takdir hidupku. 
Aku memiliki hak dan kemampuan untuk duduk dengan bangga diatas singgasana. Tapi bahkan semua itu hanya kudapat sebagai amal. 
Aku, bukankah juga putramu. Tapi pernahkan sekali saja kau menangis untuk kenistaan yang kutanggung sepanjang hidupku?


Jika pernah, maka biarlah itu menjadi berkatmu yang pertama dan terakhir untuk hidupku, dan akan kubawa keberuntungan itu sebagai persembahan di kaki ayahku.

---Karna---

Kamis, 13 Juli 2017

DOA



Beberapa orang ada yang seperti taqdir, yang datang didalam hidupku. 

Dan ada juga orang yang seperti sebuah doa, yang mampu mengubah taqdir. 

Sebagai hasil dari doa-doaku selama ini, kaulah taqdirku. 

Dan aku ingin doa ini bisa mengubah taqdirku juga.

--AfterCandu--

Rabu, 05 Juli 2017

KAUN TUJHE



Tu aata hai seene mein
Kau merasuk ke hatiku
Jab jab saansein bharti hoon
Setiap kali aku bernapas
Tere dil ki galiyon se main har roz guzarti hoon
Dari jalan di hatimu, aku melewatinya setiap hari,
Hawaa ke jaise chalta hai tu
Kau bergerak bagai angin
Main ret jaisi udti hoon
Aku terbang bagai pasir
Kaun tujhe yun pyar karega jaise main karti hoon
Siapa yang akan mencintaimu seperti aku
Ho ho….

Meri nazar ka safar
Perjalanan pandangan ku
Tujhpe hi aake ruke
Terhenti hanya padamu
Kehne ko baaqi hai kya
Apa lagi yang  harus ku katakan
Kehna tha jo keh chuke
Aku telah mengatakan semua yang ingin ku katakan
Meri nigahein hain teri nigahon ki tujhe khabar kya be-khabar
Mataku milik matamu apa yang kau tahu, o kau yang tidak menyadari
Main tujhse hi chhup chhup kar
Aku bersembunyi hanya dari mu
Teri aankhen padhti hoon
Dan membaca matamu/ pandangan mu
Kaun tujhe yoon pyaar karega jaise main karti hoon
Siapa yang akan mencintaimu seperti aku...
Tu jo mujhe aa mila
Saat kau datang padaku,
Sapne hue sirphire
Mimpi-mimpiku menggila
Haathon mein aate nahi
Hingga ku tak dapat menggenggamnya dalam tanganku,
Udte hain lamhe mere
Kini waktuku terbang..
Meri hansi tujhse
Senyumku berasal darimu,
Meri khushi tujhse
Kebahagiaanku berasal darimu,
Tujhe khabar kya beqadar
Tapi kau tidak tahu, oh yang tak peduli.
Jis din tujhko na dekhun
Di hari aku tidak melihatmu,
Pagal pagal phirti hoon
Aku berkelana seperti orang gila.
Kaun tujhe yoon pyaar karega jaise main karti hoon

Siapa yang akan mencintaimu seperti aku...

Selasa, 04 Juli 2017

30/06/2017 08:55




Bisakah aku lebih tidak beruntung lagi dari ini?

Jika bisa, maka biarlah tuntas hari ini. Agar kelak saat kau datang, tak ada lagi ketidakberuntungan yang harus kuterima.

Aku menelan begitu banyak rasa sakit sendirian, dalam sunyi. Bukan untuk apa, aku hanya ingin memiliki kekuatan untuk berdiri dengan senyuman orang-orang yang kucintai. Bagiku, biarlah aku jatuh jika itu sepadan dengan kebahagiaan mereka.

Tapi tidak, itu adalah keinginan yang konyol. Nyatanya, mereka selalu menjadi alasan dari kelemahanku. Menggerogoti sedikit demi sedikit pertahanan hidupku. Aku selalu pulang untuk kembali mendapati luka yang sama. Aku selalu berdiri di jalan yang sama, tempat dimana aku terhempas tanpa siapapun, seorang diri dalam keterpurukan.

Aku memang akan selalu bangkit. Itu hal yang setiap saat kuyakini. Tapi untuk alasan yang sama, aku selalu dipaksa jatuh dan tersungkur di tempat yang sama. Seolah aku tidak pernah belajar, bagaimana, dan seperti apa rasa sakit itu.

Cinta, dimanapun kini dirimu telah sampai. Kuharap kau mendengar, bagaimana rindu dan cinta yang tersisa dari hatiku untukmu, nyaris berlumur darah dari rasa sakitku. Hari ini, aku hanya berharap, kau datang di saat yang tepat. Saat dimana cinta ini dan rindu ini masih hidup untuk tercurahkan. Bukannya menjadi kenangan yang tak teraih.

Karena saat kau datang, itu adalah hari dimana ketidakberuntungan yang terakhir dalam hidupku telah dituntaskan.



29/06/2017 17:00



Cinta, aku mandi di sungai muara tiga aliran sungai. Seperti pesan darimu lewat mimpi kita.

Seperti sungai ini, yang menjadi muara dari tiga aliran, datanglah padaku dari tiga arah yang kau suka. Karena pada satu arah lainnya aku akan menunggumu dengan harapan membuncah.


Datanglah cepat! Aku mungkin saja merasa lelah dalam batas tunggu ini.


Semoga saja lelah ini tidak berubah menjadi menyerah sebelum tiba saatnya kau datang.


28/06/2017 14:00



Hari ini pergi ke Buju' Tolombung, Cinta.


Kau tahu, aku ditemui/bertemu/menemukan (entahlah mana yag benar) dua ekor ular. satu melinta tepat di depanku saat aku berjalan. satunya lagi, seolah menyambutku tanpa bergerak.

Seperti biasa, aku sejujurnya takut. tapi aku memiliki ketenangan seperti air.

Dan entah pula untuk pertanda apa. Semua orang menjadi didera kekhawatiran tak beralasan. Mereka bilang, hidupku selalu dilingkupi hal berbau ular. Seolah binatang itu terus berada di sekitarku tanpa kutahu dan kuminta. -_-