Kamis, 13 Juli 2017

DOA



Beberapa orang ada yang seperti taqdir, yang datang didalam hidupku. 

Dan ada juga orang yang seperti sebuah doa, yang mampu mengubah taqdir. 

Sebagai hasil dari doa-doaku selama ini, kaulah taqdirku. 

Dan aku ingin doa ini bisa mengubah taqdirku juga.

--AfterCandu--

Rabu, 05 Juli 2017

KAUN TUJHE



Tu aata hai seene mein
Kau merasuk ke hatiku
Jab jab saansein bharti hoon
Setiap kali aku bernapas
Tere dil ki galiyon se main har roz guzarti hoon
Dari jalan di hatimu, aku melewatinya setiap hari,
Hawaa ke jaise chalta hai tu
Kau bergerak bagai angin
Main ret jaisi udti hoon
Aku terbang bagai pasir
Kaun tujhe yun pyar karega jaise main karti hoon
Siapa yang akan mencintaimu seperti aku
Ho ho….

Meri nazar ka safar
Perjalanan pandangan ku
Tujhpe hi aake ruke
Terhenti hanya padamu
Kehne ko baaqi hai kya
Apa lagi yang  harus ku katakan
Kehna tha jo keh chuke
Aku telah mengatakan semua yang ingin ku katakan
Meri nigahein hain teri nigahon ki tujhe khabar kya be-khabar
Mataku milik matamu apa yang kau tahu, o kau yang tidak menyadari
Main tujhse hi chhup chhup kar
Aku bersembunyi hanya dari mu
Teri aankhen padhti hoon
Dan membaca matamu/ pandangan mu
Kaun tujhe yoon pyaar karega jaise main karti hoon
Siapa yang akan mencintaimu seperti aku...
Tu jo mujhe aa mila
Saat kau datang padaku,
Sapne hue sirphire
Mimpi-mimpiku menggila
Haathon mein aate nahi
Hingga ku tak dapat menggenggamnya dalam tanganku,
Udte hain lamhe mere
Kini waktuku terbang..
Meri hansi tujhse
Senyumku berasal darimu,
Meri khushi tujhse
Kebahagiaanku berasal darimu,
Tujhe khabar kya beqadar
Tapi kau tidak tahu, oh yang tak peduli.
Jis din tujhko na dekhun
Di hari aku tidak melihatmu,
Pagal pagal phirti hoon
Aku berkelana seperti orang gila.
Kaun tujhe yoon pyaar karega jaise main karti hoon

Siapa yang akan mencintaimu seperti aku...

Selasa, 04 Juli 2017

30/06/2017 08:55




Bisakah aku lebih tidak beruntung lagi dari ini?

Jika bisa, maka biarlah tuntas hari ini. Agar kelak saat kau datang, tak ada lagi ketidakberuntungan yang harus kuterima.

Aku menelan begitu banyak rasa sakit sendirian, dalam sunyi. Bukan untuk apa, aku hanya ingin memiliki kekuatan untuk berdiri dengan senyuman orang-orang yang kucintai. Bagiku, biarlah aku jatuh jika itu sepadan dengan kebahagiaan mereka.

Tapi tidak, itu adalah keinginan yang konyol. Nyatanya, mereka selalu menjadi alasan dari kelemahanku. Menggerogoti sedikit demi sedikit pertahanan hidupku. Aku selalu pulang untuk kembali mendapati luka yang sama. Aku selalu berdiri di jalan yang sama, tempat dimana aku terhempas tanpa siapapun, seorang diri dalam keterpurukan.

Aku memang akan selalu bangkit. Itu hal yang setiap saat kuyakini. Tapi untuk alasan yang sama, aku selalu dipaksa jatuh dan tersungkur di tempat yang sama. Seolah aku tidak pernah belajar, bagaimana, dan seperti apa rasa sakit itu.

Cinta, dimanapun kini dirimu telah sampai. Kuharap kau mendengar, bagaimana rindu dan cinta yang tersisa dari hatiku untukmu, nyaris berlumur darah dari rasa sakitku. Hari ini, aku hanya berharap, kau datang di saat yang tepat. Saat dimana cinta ini dan rindu ini masih hidup untuk tercurahkan. Bukannya menjadi kenangan yang tak teraih.

Karena saat kau datang, itu adalah hari dimana ketidakberuntungan yang terakhir dalam hidupku telah dituntaskan.



29/06/2017 17:00



Cinta, aku mandi di sungai muara tiga aliran sungai. Seperti pesan darimu lewat mimpi kita.

Seperti sungai ini, yang menjadi muara dari tiga aliran, datanglah padaku dari tiga arah yang kau suka. Karena pada satu arah lainnya aku akan menunggumu dengan harapan membuncah.


Datanglah cepat! Aku mungkin saja merasa lelah dalam batas tunggu ini.


Semoga saja lelah ini tidak berubah menjadi menyerah sebelum tiba saatnya kau datang.


28/06/2017 14:00



Hari ini pergi ke Buju' Tolombung, Cinta.


Kau tahu, aku ditemui/bertemu/menemukan (entahlah mana yag benar) dua ekor ular. satu melinta tepat di depanku saat aku berjalan. satunya lagi, seolah menyambutku tanpa bergerak.

Seperti biasa, aku sejujurnya takut. tapi aku memiliki ketenangan seperti air.

Dan entah pula untuk pertanda apa. Semua orang menjadi didera kekhawatiran tak beralasan. Mereka bilang, hidupku selalu dilingkupi hal berbau ular. Seolah binatang itu terus berada di sekitarku tanpa kutahu dan kuminta. -_-

28/06/2017 09.57



Cinta, bukankah kau seharusnya datang hari ini?
Batas 50 harimu telah habis.
Apa kau meminta waktu lagi?

Baiklah,
Tapi berapa lama?
I am still and always love you
And miss you so much.


27/06/2017 20:18



Pernikahan seharusnya menjadi momen bahagia bersatunya dua dunia yang berbeda
Bukannya menjadi genderang perang dua ego yang berseberangan

Ya, aku sadar ini kehidupan. Hitam-putih kadang terbagi tanpa satir yang jelas, tapi nyata itu memiliki sekat. Lalu ketika lajur kanan dan kiri menolak berbagi sisi, yang terjadi hanyalah kekacauan, yang mungkin saja berakhir dengan keterpurukan, kesakitan, dan tentu luka.

Kata kuncinya sederhana, saling memahami. Tapi itupun sulitnya seperti merajut kain dari busa -_-